Selasa, 13 Maret 2012

Kritikan Untuk NU Kudus dan PBNU

Kritikan BAgi Musholla NU, Masjid NU, Sekolah NU di Kudus Jateng Indonesia Raya

Lebah indah- Program NU ni sasi di Musholla, masjid, madrasah dan tempat lain apakah akan membuat NU lebih baik? APakah tidak malah membuat sempit kebersamaan dalam Islam? Saya belum sampai pemikiran meng NU kan semua itu.

Contohnya, BAyangkan, jika kita mau sholat dan di Musholla atau masjid itu ada embel-embel NU, apakah ini artinya yang boleh sholat di situ hanya wong NU saja? Bagaimana dengan orang Muhammadiyyah? LDII? Wahidiyah? MTI? FPI?. Ini juga kritikan bagi oraganisasi islam lainnya. Dengan adanya embel-embel itu di Musholla atau masjid menurut pemikiran bodoh kami itu berarti pengkotak-kotakan umat islam sendiri. BAgaimana perasaan oraang selain NU? Yang mereka juga sama-sama Islam, walau islam meraka tidak seperti Islam NU yang Aswaja banget.

BAgaimana islam bisa jaya bila umatnya tidak bisa rukun dengan membeda-bedakan organisasi dan umat. BAgaimana Muhammadiyyah? Islam itu rohmatal Lilalamin, bukan rohmatal lil NU in, Bukan rohmatalil Muhammadiyyah in.

SEkali lagi ini adalah tulisan kecil dan kritikan dari orang bodoh yang bernah berlumuran dengan perjuangan NU di Kudus, walau tidak seperti kader NU. (Abu Nayya)

WArung Hj.Rumiyati Chambali Sunggingan

Warung Makan Hj.Rumiyati Chambali Sunggingan, WArung Makan Terlengkap di Kudus

Lebah indah- Bagi anda yang suka dengan kegiatan wisata kuliner di Kudus, kurang lengkap rasanya bila tidak berkunjung ke warung MAkan Ibu Hj.Rumiyati Chambali yang terletak di desa Sunggingan Kudus.

WArung mulai buka pukul 04,30 sampai 18.00 ini menyediakan banyak makanan yang superlengkap, lebih enak dan sangat murah(5 rb dapat nasi, lauk dan teh dengan porsi jumbo). Diantaranya ada masakan RAmes, Sop,Soto Kudus, Pecel, GArang Asem, Opor, Lodeh, Sayur Bening dan masih banyak lagi masakan Kudusan.

Pengunjung warung ini tiap harinya bisa mencapai 300 pengunjung lho. JAdi jangan kaget bila di warung ini akan terlihat selalu penuh pengunjung.

Disamping kelengkapan masakan di warung Bu Hj.Rumiyati ini juga terkenal karena warung ini berdiri sejak tahun sekitar tahun 1970an. JAdi ini termasuk warung jadul yang lengkap.

Jika anda ingin berkunjung ke warung ini rutenya : dari Komplek Menara Kudus keselatan sekitar 1 kilo, kanan jalan ada toko bangunan 49 ke Timur 500 meter lalu keselatan 100 meter, anda akan menemukan warung Ibu Hj. Rumiyati Chambali yang terlengkap di Kota Kudus ini. Mau berkunjung? Jangan lupa ajak saya ea..he… (Abu Nayya)

Mbah Lawang Sewu Semarang Duko

Kesurupan Karena Mengejek LAwang Sewu Semarang

Lebah indah- Ini adalah kisah nyata dari Kudus. Ada anak remaja putri yang kesurupan dan ngomong terus dengan keras dirumahnya setelah berwisata di Gedung Lawang Sewu Semarang. Kata teman-temannya saat berada di lokasi LAwang sewu ada dari rombingan yang mengucapkan kata yang intinya tidak suka dengan kondisi LAwang Sewu.

Sesampai di rumah remaja putri ini “ngromyang” ngomong dengan nada keras terus sampai berhari-hari. SAmpai tulisan ini ada masih saja remaja ini berulah seperti itu. Yang katanya ingin pulang ke Lawang Sewu. Siapa yang bertanggung jawab dalam kasus ini? Pribadi masing-masing.

Hikmah yang kita ambil adalah BAgaimana kita seharusnya menjaga lidah yang tidak bertulang ini, mulut yang tajam itu untuk berkata yang indah dan baik saja. Para remaja Itu hanya berkata pada lingkungan/alam yang dengan kasat mata tak punya perasaan, bayangkan jika kita berkata kotor dan menghina pada orang yang punya hati dan perasaan? Kita mungkin bisa di bunuh dan kita mungkin tidak bisa “ngromyang” lagi. Untung dia masih bisa ngromyang. AMbil hikmah dan benahi akhlaq kita pada alam, manusia dan makhluk Allah LAinnya.
Salam perubahan untuk akhlaq yang lebih indah. (Abu Nayya)

Anak sekolah Berskap Kurang BAik

Siswa Nakal di Sekolah/Madrasah

Lebah indah- Bagi anda yang mendapati siswa di sekolah/madrasah anda ada anak yang bandel atau nakal, anda jangan menyalahkan anak dulu. Sebab menurut pakar pendidikan dari Kudus, bahwa kenakalan anak bukan hanya kesalahan anak saja, tetapi banyak factor, salah satunya adalah cara mendidik seorang guru di sekolahan atau madrasah yang hanya bertujuan pada penyampain/penuntasan materi pelajaran saja.

Para guru lupa bahwa anak juga butuh didikan akhlaq yang baik, butuh tauladan yang indah. Contoh jelas, apakah bapak ibu guru akan menjalankan sholat bila mendengar suara andzan Dhuhur? Atau malah main Laptop, HP, makan siang? Ingat anak didik kita melihat, dan juga mencontoh orang tuanya, gurunya, lingkungannya.
JAdi jangan hanya menyalahkan anak nakal, guru yang hanya berorientasi uang dan penuntasan materi saja juga harus bertanggung jawab dengan ini semua.

Ajar anak juga dengan ruh yang baik, jangan hanya pakai nafsu duniawi. Ingat anak adalah generasi penurus kita di dunia ini, cetak mereka dengan ahklaq yang indah dan baik. Alam ini butuh generasi penerus yang berahklaq mulia bukan koruptor, pembunuh, premani, bejat moral, durhaka dan polesan setan yang lain.

Salam perubahan dari pemerhati pendidikan anak di Kudus. Salam untuk pengajar di SMA/SMK/MA Banat, Mu’alimat, Muhammadiyyah, Al MA’ruf, Miftahul Ulum, MA’arif di Kudus, juga SLTP/MTs HAsyim Asy’ari, BAitul Mukminin, Banat, Mu’alimat, Miftahul Ulum, Istiqlal, Al Ma’ruf Muhammadiyyah di Kudus. (Abu NAyya)

Anak Butuh TAuladan, Bukan Ucapan

Anak Butuh TAuladan Bukan Hanya Ucapan

Lebah indah- Anak WAkil Bupati memakai NArkoba, Anak Guru PNS tidak tamat SLTP, Anak Kyai mencuri dll. Ada apa di balik semua ini? Apakah sudah menjadi takdirNya? Mari berpikir awam saja. Ternyata seorang anak itu butuh sebuah contoh dan tauladan yang baik yang bukan hanya membutuhkan perintah lesan saja. Walau ada juga factor tentang makanan yang di berikan pada anak, apakah rizki itu halal atau haram. Tapi sejujurnya mereka butuh contoh, tauladan.

BAgaimana anak mau sholat jika orang tua tidak mendirikan sholat, bagaimana anak mau bersikap baik bila orang tua bersikap bejat. BAgaimana anda di rumah? Sudahkah memberi contoh yang indah di keluarga?

Mari merubah dengan hati di mulai dari linkungan keluarga masing-masing. Kisah di atas nyata ada di sekitar kita, di PAsuruhan Lor, di BAnten, di Loram, di Boyolali, di Kudus, di mana saja kalian akan menemukan anak yang bejat bila mereka tidak pernah melihat orang tua yang memberikan tauladan yang baik. Mari berubah. Salam perubahan. (Abu Nayya)

Dzikir VS HP

HP,Laptop sering dibawa, tapi Iman, Dzikir tak Pernah di bawa
Lebah indah- Ini adalah sebuah fenomena social yang sangat tidak mendidik bagi perkembangan social dan rohani seseorang. Yang mana perkembangan teknologi membuat orang menjadi lupa akan setatusnya sebagai mahluk social yang agamis.
Kita akan bingung setengah mati bila HP atau Laptop tertinggal, kita akan susah setengah mati. Tapi ketika Iman dan Dzikir Pada Allah Lupa… apa yang anda rasakan? Hamper tidak pernah merasa,Tenang, ayem…. Makanya di Indonesia tambah Bobrok… Korupsi menjadi budaya, perkelahian menjadi hobi, membunuh menjadi pekerjaan.
Indonesia berubahlah. HP, Laptop yes, Iman Dzikir pada Allah lebih Yes…. (Abu Nayya)

GAntung Anas di Monas

Anas Urbaningrum di Gantung di Monas

Lebah indah- Komentar Anas Urbaningrum matan ketua HMI ini sangat tidak mendidik bagi perkembangan hokum di Indonesia. Komentarnya adalah jika ada 1 rupiah saja Anas korupsi uang Wisma Atlit HAmbalang, gantung saya di Monas. Ini meluncur karena sering di tuduh Nazzarudin dalam kasusnya tentang wisma Atlit.

Jika jadi Anas mati di Monas hantu di Jakarta akan bertambah menjadi hantu Monas, selain ada hantu casablanka, HAntu jeruk purut, dan hantu yang lain. Anas harus lebih bijak lagi dalam komentar jangan asal njeplak. Ingat Anda semua yangb ada disana sebagai panutan dan di tokohkan. Bicara yang baik jika g bisa bicara baik lebih baik diam.

Pak SBY, singkirkan semua orang yang tidak bersih di negeri ini. (Abu Nayya)