Kamis, 26 April 2012

Kyai Yang Baik di Kudus Indonesia


Revolusi Kyai/Ulama’ di Indonesia

Lebah indah- Sebagai penerus Nabi, Kyai/ulama’ harus benar-benar membawa akhlaq yang mulia dari Nabi.Ingat Ulama’ adalah pewaris para Nabi.TEtapi bila di lihat zaman sekarang, tidak semua Kyai atau ulama’ menjadi pewaris Nabi.Sebab akhlaq yang di amalkan belum sesuai dengan perilaku orang sholeh yang alim.

Misal yang nyata saat ini adalah untuk membandingkan ulama’/kyai dulu dan sekarang.

Kyai dahulu mengeluarkan uang untuk mencari ilmu, tetapi ulama’/kyai sekarang mengeluarkan ilmunya untuk mencari uang.

Tidak salah, tetapi kurang pas n klop bila para kyai/ ulama’ dalam memberikan tausiyah berniat untuk mendapatkan uang. Apakah di PAsuruhan Lor, JAti, Loram, Prambatan, Mejobo, Undaan, Bae, Dawe, Kaliwungu, Jekulo,Kota, Kudus seperti Itu? Wallahu’alam. Semoga tidak.

Bukan maksud menggurui “ikan berenang” tetapi hanya sebagai wahana untuk mengingatkan bila dalam langkah ada yang sedikit melenceng. Wallahu’alam. Ini bukan protes, tetapi sebuah masukan /sentilan yang membangun untuk para alim di zaman ini. Mari lihat dengan hati, siapa yang berbicara di podium, apakah dia hanya mencari uang atau ikhlas karena Allah untuk mencerdaskan umat islam. Anda yang lebih bijak untuk menilai. Salam perubahan, salam sengat dan madu. Zzztt…zzzzttt…zzztt…. (Abu Nayya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

salam persahabatan